Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berdampak Pada Karir, Jurnalis Perempuan Korban Pelecehan Seksual Enggan Lapor

 


Tabanan, Bali - Lembaga Bantuan Hukum Bali Women Crizis Centre (LBH BWCC) menemukan banyak jurnalis perempuan Indonesia yang mengalami pelecehan seksual dan korban kekerasan selama melakukan kegiatan peliputan. 

Direktur LBH BWCC, Ni Nengah Budawati menyebutkan, banyak jurnalis perempuan mengeluhkan kepada mereka tetapi tidak ingin melaporkan kejadian yang mereka alami karena takut berdampak pada karir. 

"Sejauh ini belum ada yang berani melapor (untuk proses hukum). Mereka hanya mengeluhkan kepada kami tentang kekerasan dan pelecehan baik secara fisik maupun verbal," kata Budawati di Tabanan, Senin (28/3/2022).

Ia menuturkan, LBH BWWC siap melakukan pendampingan bagi jurnalis perempuan yang mengalami kejadian tersebut. Pendampingan dalam bentuk bimbingan konseling dan pendampingan hukum. 

"Psikiater kita ada kalau dia mau konseling saja. Tetapi kalau dia mau lapor yah pasti kita dampingi untuk proses hukum. Di lembaga kita juga ada pengacara yang siap mendampingu, "lanjut dia.

Kegiatan Learning Safeast even yang diselenggarakan LBH BWCC ini juga bertujuan untuk membangun kerja sama berkelanjutan untuk perlindungan perempuan khususnya perempuan jurnalis di Indonesia. (Vera Bahali/ito).