Nassar Sampai Tersipu Malu Saat Ngajak Ngedate Desy Ratnasari, Tantangan Ruben Onsu Membuahkan Hasil
Rupannya Nassar pernah menelepon Desy Ratnasari dengan nada grogi mengajak jalan mantan kekasih Irwan Mussry tersebut.
Keberanian Nassar mengajak jalan Desy Ratnasari itu merupakan tantangan dari suami Sarwendah, yakni Ruben Onsu.
Penyanyi dangdut Nassar dan artis yang juga politisi Desy Ratnasari tengah jadi sorotan. Termasuk Ruben Onsu, Vicky Prasetyo dan Billy Syahputra.
Bahkan, baru-baru ini terbongkar fakta baru perihal kisah asmara Desy Ratnasari mantan suami Muzdalifah itu.
Ya, berawal dari candaan, Desy Ratnasari dan Nassar pun makin serius untuk menjalin hubungan.
Terlebih Desy Ratnasari juga beberapa waktu yang lalu memberikan kiriman untuk Nassar.
Nassar yang kini tengah dekat dengan Desy Ratnasari pun kian gencar memberikan kode keseriusannya menjalin hubungan dengan janda cantik itu.
Kode keseriusan Nassar ingin menjalin hubungan dengan Desy Ratnasari ini terekam kala ia ditantang oleh Ruben Onsu untuk menelpon seseorang yang tengah dekat dengannya untuk diajak jalan.
Ketika diberi tantangan itu Nassar pun dengan santai langsung menelpon Desy Ratnasari.
Bak gayung bersambut, telpon itu pun diangkat oleh Desy Ratnasari.
Nassar pun langsung mengutarakan alasannya menelpon janda cantik itu.
Aku dikasih tantangan disuruh nelpon gebetan aku, disuruh ngajak jalan," ucap Nassar pada Desy Ratnasari, dikutip dari kanal YouTube TRANS TV Official yang tayang 31 Mei 2022.
Diajak jalan oleh Nassar, Desy Ratnasari pun tak menolak.
Ia pun mengatakan jika suara Nassar saat mengajaknya jalan seperti grogi.
"Jalannya jalan apa nih? Oh a kind of dating gitu ya? suara kamu kaya grogi gitu deh. Iya boleh nanti ya Insya Allah," jawab Desy Ratnasari.
Tak percaya bahwa Desy Ratnasari mau diajak jalan olehnya, Nassar pun bertanya lagi.
"Emang mau jalan sama aku? ya kita makan ngobrol, kaya ngedate," kata Nassar.
Pertegas jawabannya, Dessy Ratnasari pun mengatakan lagi bahwa ia tidak menolak ajakan Nassar.
"Iya Insya Allah," tegas Desy Ratnasari.
Mendengar hal itu, wajah Nassar pun tersipu malu.
Ia pun menjanjikan untuk memperlakukan janda cantik itu bak ratu saat bersamanya.
Iya nanti aku janji," ucap Nassar.
Vicky Prasetyo juga terlihat melongo melihat fakta itu.
Melihat itu, Billy Syahputra malah mengejek Nassar seperti ibu-ibu kasidahan.
Ruben Onsu pun membongkar fakta soal Desy dan Nassar.
Rupanya, sudah ada fanbase Desy dan Nassar yang mendukung hubungan mereka.
"Dia gak tahu fanbasenya, siapa namanya Desy Nassar?" kata Ruben.
"Eeee, Desar," kata Nassar yang diiyakan Ruben.
Selain itu, Ruben juga tahu ada oleh-oleh dari Desy untuk Nassar.
Dia menantang Nassar untuk mengapload oleh-oleh dari Desy itu.
Ya aku janji, sehabis pulang dari ini, nanti aku videoin," ujar Nassar.
Vicky Prasetyo yang ada disana juga menyentil.
"Ini teteh sama eneng," katanya yang disambut tawa.
Diketahui sebelumnya kedekatan Nassar dan janda cantik itu telah direstui oleh anak Desy Ratnasari.
Nasywa Nathania Hamzah, anak Desy Ratnasari terlihat pasrah dan tak masalah sang ibu menjalin hubungan dengan Nassar yang penting melihat ibunya bahagia.
Selama bunda bahagia aja deh," kata Nasywa.
Kemudian Nasywa Nathania Hamzah pun memberikan syarat pada Nassar jika ingin bersama ibunya.
"Yang penting sih pastinya happy bundanya, selalu bolehin bundanya kayak gimana aja yang penting tetap jadi diri bunda dan bisa melengkapi satu sama lain," ungkapnya.
Jarak Usia dalam Memilih Pasangan Hidup, Apa Pentingnya?
Ada mitos yang mengatakan, pria idealnya menjalin kasih dengan wanita yang berusia lebih mudah darinya, idealnya setengah umur ditambah tujuh dari usianya.
Mungkin selebritas dunia sekelas Leonardo Di Caprio pun mempercayai mitos ini. Lihat saja, pria 44 tahun itu kerap mengandeng model-model cantik berusia 20 tahunan.
Ya, ternyata mitos ini telah ada sejak 100 tahun lalu yang tertuang dalam buku karya Max O'Rell yang ditulis pada tahun 1901.
Karya itu pun sempat diadaptasi dalam sebuah film komedi romantis berjudul "The Moon is Blue" di tahun 1951.
Lalu, apa kata pakar asmara tentang mitos ini?
Ahli hubungan Susan Winter mengatakan mitos ini konyol. Sebab, tak peduli berapa pun jarak usia, mereka akan tetap bersatu jika memang berjodoh.
"Tidak ada aturan dalam persoalan cinta. Kita hanya perlu mengikuti kata hati," ucap Winter.
Menurut Winter, para wanita di dunia barat secara sosial telah memiliki kebebasan untuk menjalin asmara dengan pria berusia 5-15 tahun lebih tua, tanpa harus mengalami diskriminasi, atau dipandang buruk.
"Sebaliknya, saat seorang pria memilih jodoh yang berusia lebih tua, ia cenderung menghadapi pandangan negatif dan diskriminasi," ucap dia.
Bagi Winter, kecocokan dan kesesuaian antar dua insan adalah hal yang menjamin langgengnya sebuah kisah cinta.
Jadi, tak ada alasan logis yang membuat usia sebagai aturan.
"Tidak persamaan matematika yang menentukan jarak usia yang optimal dalam sebuah hubungan," cetus dia.
Namun, Winter mengatakan, ada faktor lain yang menyebabkan kesenjangan usia menjadi alasan seseorang dalam memilih pasangan.
"Secara historis, seorang wanita harus memilih seorang pria pada usia yang sama, atau 5-15 tahun lebih tua," ucap Winter.
Pada abad pertengahan, kata Winter, alasan kesenjangan usia yang tinggi disebabkan karena faktor ekonomi.
Perempuan memiliki sedikit kemampuan untuk mendapatkan penghasilan. Sementara itu, suami memiliki akses untuk mendapatkan kedudukan sosial dan stabilitas ekonomi.
"Dalam konteks itu, jelas pria yang lebih tua memiliki lebih banyak waktu untuk mencapai lebih banyak tujuan pribadi dan finansial,” tambah dia.
Pakar asmara Rachel Russo juga sependapat dengan hal ini.
Menurut Russo, tak ada alasan mendasar untuk menjadikan jarak usia sebagai patokan dalam memilih pasangan.
Namun, ada beberapa hal yang menyebabkan mengapa aturan ini masih menjadi pertimbangan.
"Lebih penting untuk melihat tahap kehidupan seseorang agar mengetahui kesesuaian nilai kita dengannya, daripada mendasarkan keputusan pada usianya," ucap Russo.
Namun, bagi Russo ada alasan lain mengapa aturan mengenai usia ini bekerja lebih baik untuk wanita daripada pria.
Menurut dia, pria berusia 30 tahun yang menjalin asmara dengan wanita 22 tahun kemungkinan akan menjadi pasangan yang ideal, daripada menjalin asmara dengan wanita di usia yang sama.
Alasannya, pria biasanya, memiliki perkembangan tahap kedewasaan dan kesiapan hubungan yang lebih lambat daripada wanita.
"Banyak orang memiliki prioritas yang sangat berbeda, jadi aturan ini tak berlaku untuk semua orang dan tak menjamin kecocokan yang baik," tambah dia.
Umumnya, pria lebih menyukai wanita yang berusia lebih muda darinya dan menginginkan aturan agar mereka merasa diterima untuk berkencan dengan wanita yang lebih muda.
Lalu, pakar hubungan Rachel DeAlto mengatakan, ada beberapa hal yang membuat perbedaan usia turut menentukan kualitas hubungan.
“Ini masih aturan praktis yang layak untuk menetapkan batas usia minimum. Usia hanyalah angka tetapi keberhasilan hubungan asmara didasarkan pada saling pengertian dan koneksi,” ucap DeAlto.
DeAlto kerap melihat kesenjangan usia yang besar tak menghalangi kelanggengan sebuah hubungan.
Tetapi sering kali pula, hal itu dapat menyebabkan frustrasi dan berakhirnya hubungan.
"Dalam kasus tertentu, peraturan dibuat untuk dilanggar, tetapi itu bukan awal yang buruk untuk menetapkan beberapa parameter," tambah dia.
Lalu, apakah aturan mengenai jarak usia ideal ini benar-benar mempengaruhi kualitas jalinan cinta kita?
Pada dasarnya, usia hanyalah angka yang tak mencerminkan karakter atau kualitas pribadi seseorang.
Mencari jodoh berdasarkan standar jarak usia hanyalah sebuah aturan kuno. Memang tak mudah untuk menemukan orang yang tepat sebagai teman hidup.
Menemukan pasangan hidup adalah tentang berada dalam suatu hubungan di mana kita tumbuh bersama, belajar bersama dan membangun kehidupan bersama," ucap pakar asmara Sarah Ryan.
Jadi, usia bukanlah standar yang bisa dijadikan acuan dalam mencari pasangan. Hal terpenting adalah kenyakinan dalam hati, bahwa seseorang adalah orang yang tepat sebagai teman hidup.
Ditinggal.