Istri Menghilang 14 Tahun, Ternyata Selingkuh dengan Tetangga yang Berjarak Cuma 300 Meter dari Rumah
Kisah pasangan suami istri berikut ini sungguh pelik hingga bikin melongo yang membaca ceritanya. Bagaimana tidak? Istri hilang 14 tahun. Saat ditemukan malah minta cerai.
Tidak sampai di situ kejutan yang diharus dihadapi oleh sang suami dan keluarga kedua mempelai. Lokasi sang istri selama ini ditemukan juga bikin syok.
Ini adalah kisah unik pasangan suami dari China bermarga Chen, dan istri dari marga Jin. Keduanya berasal dari Distrik Xuxi, Kota Ningbo, Provinsi Zhejiang.
Setelah menikah, pasangan Chen dan Jin ini dikaruniai seorang putri yang cantik. Kehidupan rumah tangga Chen dan Jin tadinya berjalan cukup harmonis.
Tiap hari Jin berangkat kerja di sebuah pabrik perangkat keras di Cixi. Di tempat kerjanya itu, Jin berkenalan dengan Weng Mouhua.
Setelah menikah, pasangan Chen dan Jin ini dikaruniai seorang putri yang cantik. Kehidupan rumah tangga Chen dan Jin tadinya berjalan cukup harmonis.
Tiap hari Jin berangkat kerja di sebuah pabrik perangkat keras di Cixi. Di tempat kerjanya itu, Jin berkenalan dengan Weng Mouhua.
Weng sering membantu pekerjaan Jin. Kerap mendapat bantuan dari Weng yang tulus, timbul rasa simpati di hati Jin yang akhirnya berubah jadi rasa suka.
Tidak ada salahnya menyukai seseorang. Namun yang menjadi masalah adalah Jin sudah berkeluarga. Demikian pula dengan pria yang disukai Jin bernama Weng Mouhua itu.
Pria itu sudah menikah. Meski istri Weng memiliki masalah kesehatan mental namun keduanya juga sudah dikaruniai seorang putri. Kehidupan mereka yang relatif bahagia.
Selain itu, Jin ternyata adalah tetangga rumah Weng. Rumah Weng tidak jauh dari rumah keluarga Chen, yang berjarak kira-kira hanya 300 meter.
Sejak jatuh cinta dengan Weng, Jin sudah tidak memikirkan suami dan putrinya. Dia bahkan melamar Weng yang tentu saja langsung diterima oleh pria itu. Sejak itu, keduanya mulai menjalin hubungan terlarang secara diam-diam.
Rupanya, Jin sudah benar-benar dibutakan oleh cinta terlarangnya dengan Weng. Jin sampai rela melakukan apa saja, termasuk kabur bersama Weng. Jin bahkan tak peduli lagi dengan pernikahan putrinya.
Pada satu pagi di tahun 1997, Chen bangun tidur dan tidak mendapati sang istri di sampingnya. Awalnya Chen mengira Jin ke kamar mandi jadi dia balik tidur lagi.
Namun saat bangun lagi, Chen tetap tidak menemukan istrinya. Chen memeriksa barang-barang istrinya. Ternyata pakaian dan barang-barang Jin sudah tidak ada di tempatnya.
Waktu itu Chen masih saja berpikiran positif. Dia mengira istrinya mungkin sudah berangkat kerja. Tapi saat semua orang tidak dapat menghubungi istrinya, Chen baru sadar wanita itu telah kabur dari rumah.
Merasa khawatir, Chen pun mencoba mencari istrinya ke mana-mana. Tak hanya mencari di Ningbo, tetapi juga ke Kota Jinhua. Bahkan selama 14 tahun mencari keberadaan istrinya, usahanya itu sia-sia.
Pencariannya itu baru berakhir di tahun 2007 lalu, saat Chen mendapat kabar dari warga sekitar kalau Jin terbaring di rumah sakit.
Mendapat kabar tersebut, Chen bersama keluarganya beserta keluarga Jin langsung mendatangi rumah sakit tersebut. Mereka ingin mendapat jawaban apa yang terjadi selama 14 tahun terakhir.
Sayangnya, setelah pencarian belasan tahun yang melelahkan itu, Chen beserta keluarganya justru mendapatkan kenyataan yang sangat menyakitkan dan mengecewakan.
Jin yang didiagnosis dengan peritonitis akut dan penyakit radang panggul menyatakan bahwa dia ingin bercerai dari Chen. Jin juga bercerita apa yang terjadi selama 14 tahun ini.
Setelah berselingkuh dengan Weng, Jin berniat kabur dari rumah untuk memulai hidup baru bersama pria itu. Namun Weng menolaknya karena tidak tega meninggalkan anak dan istrinya yang sakit jiwa.
Setelah bernegosiasi, Jin dan Weng akhirnya sepakat mengatur agar Jin pindah ke rumah Weng yang berjarak 300 meter dari rumah Chen. Tetapi Jin tinggal di kamar di lantai 2. Agar tidak ketahuan, Weng melarang istri dan anaknya naik ke lantai 2.
Jin mengaku dia sangat menyesal karena dia merindukan putrinya yang tumbuh dewasa dan bahkan mengabaikan pernikahannya. Jin benar-benar malu untuk menghadapi itu semua hingga dia terus menunda-nunda keinginan untuk bertemu suami dan putrinya.
Karena merasa malu itulah Jin meminta cerai dari Chen. Namun pengadilan menolak memenuhi keinginan Jin. Pengadilan malah meminta Chen dan Jin untuk melakukan mediasi dan rujuk agar tidak terjadi perpecahan keluarga.