Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nasib Pegawai Puskesmas Ngamuk ke Pasien Tak Bawa Kartu BPJS, Kapus Langsung Tindak: Tidak Ada Kartu

 


Nasib pegawai puskesmas yang viral karena ngamuk pasien tak bawa kartu BPJS akhirnya terungkap.

Di media sosial tengah ramai beredar video detik-detik pegawai puskesmas yang ngamuk hingga membanting pulpen di hadapan pasien yang sedang berobat.

Setelah video itu viral, pegawai puskesmas itu langsung mendapatkan tindakan oleh Kepala Puskesmas.

Nasib pegawai puskesmas yang viral itu terungkap.

Kepala Puskesmas Tanjung Marulak di Kota Tebingtinggi, Kurniadinata menyebut telah meminta keterangan pegawainya soal aksi penolakan warga tanpa BPJS Kesehatan tersebut. 

"Jadi setelah dimintai keterangan, ternyata warga tersebut hanya membawa kartu berobat. Beliau tidak punya kartu BPJS dan tidak bawa KTP. Tidak seluruhnya seperti video yang beredar," kata Kurnia. 

Ia mengatakan layanan kesehatan tetap bisa diterima asalkan pasien membawa KTP untuk meyakinkan tenaga kesehatan mengambil langkah medis.

Sebab untuk melakukan tindakan diperlukan identitas yang jelas.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik yang juga jejaring Ombudsman Sumut mengatakan, seharusnya pihak puskesmas lebih berinisiatif untuk mengambil tindakan dan tidak mengedepankan emosi.

Ia juga mengatakan Kepala puskesmas seharusnya lebih peka dengan kondisi seperti ini yang kapan pun bisa terjadi dengan memberikan dispensasi atau keringanan pada pasien tersebut untuk menghindari malpelayanan.

"Kan sudah akreditasi, harusnya lebih bijak untuk hal seperti ini. Misalkan gak bawa KTP, ya dibantu menjemput. Atau hanya perlu difoto oleh keluarga di rumah atau seperti apa," pungkasnya

Sebelumnya viral di media sosial, video yang memperlihatkan seorang pegawai puskesmas marah-marah ke pasien yang datang.

Rupanya, karena pasien tidak membawa kartu BPJS saat berobat, dia hanya membawa kartu berobat yang dikeluarkan oleh puskesmas tersebut dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Pegawai puskesmas yang mengenakan baju batik itu bahkan sempat melontarkan kata-kata kasar kepada pasien.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram @terangmedia, Minggu (21/1/2024) lalu memperlihatkan.

“Kepala kau lah, enak aja kau bilang kepala kau kepala kau, siapa kalik rupanya bapak?,”

“Kau pasien harusnya menuruti peraturan di sini, enak aja kau bilang kek gitu,” ujar pegawai puskesmas tersebut.

Peristiwa dalam video itu terjadi di Puskesmas Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, Kamis (18/1/2024).

Nasib pegawai puskesmas yang viral karena ngamuk pasien tak bawa kartu BPJS akhirnya terungkap.

Di media sosial tengah ramai beredar video detik-detik pegawai puskesmas yang ngamuk hingga membanting pulpen di hadapan pasien yang sedang berobat.

Setelah video itu viral, pegawai puskesmas itu langsung mendapatkan tindakan oleh Kepala Puskesmas.