Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengamuk di Kafe, Seorang Pria Bacok dan Tusuk Tiga Pengunjung

 



DenpasarBali - Seorang pria bernama Yosef Efendi (35) ditangkap polisi karena mengamuk dan melakukan penusukan menggunakan pisau kepada tiga orang pengunjung kafe, di Denpasar, Bali. 

"Modusnya, pelaku dengan sengaja membawa pisau dan saat ada keributan pisau itu dipergunakan untuk melukai korban," kata Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Senin (28/3/2022).

Peristiwa terjadi di Kafe TT, Jalan Padanggalak, Denpasar Timur, pada Sabtu (19/3) sekitar pukul 22:00 WITA.

Peristiwa berawal saat salah satu korban bernama Listari Budi Utomo pada pukul 19.00 Wita bersama teman-temannya datang ke TKP untuk minum-minum.

Lalu, sekitar pukul 22.00 Wita, ada keributan di dua meja di dalam kafe. Kemudian, salah satu pengunjung atau pelaku mengeluarkan pisau dan membacok punggung korban Listari.

Melihat itu, semua pengunjung ke luar kafe dan sampai di halaman parkir kafe kembali pelaku yang membawa pisau menebas pengunjung bernama Sony Setiawan dan lalu menusuk korban lainnya bernama Sujoko.

"Setelah itu pelaku dan teman-temannya pergi dari TKP. Atas kejadian itu para  korban melapor ke Polsek Denpasar Timur," imbuhnya.

Lewat peristiwa itu, untuk korban Listari Budi Utomo mengalami luka pada pergelangan tangan kiri, korban bernama Sony Setiawan mengalami luka pada punggungnya dan 
korban Sujoko mengalami  luka pada perut.

Kemudian pihak kepolisian langsung mendatangi TKP dan meminta keterangan para saksi-saksi. Selanjutnya, polisi mengetahui keberadaan pelaku yang sudah kabur ke kampung halamannya di Desa Besuki, Situbondo, dan pada Rabu (23/3) sekitar pukul 10:00 Wita pelaku berhasil ditangkap.

Sementara, barang bukti yang berhasil diamankan satu buah pisau dan pelaku diketahui seorang pengangguran.


Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui  telah melakukan penganiayaan kepada ke tiga korban dengan menggunakan pisau yanga mana pisau itu memang sengaja dibawa oleh pelaku untuk jaga-jaga," ujarnya.