Inisial FS Tersangka Teroris Ditangkap Densus 88 Dikaitkan Dokter Spesialis Radiologi Faisal, Ini Kata Polisi
Kasus dokter spesialis radiologi Faisal, yang hilang tanpa jejak pada 6 Mei 2022, masih menjadi misteri.
Apalagi, polisi terus memburu informasi terkait hilangnya dokter spesialis radiologi Faisal.
Beredar rumor setelah penangkapan 22 Warga Sulteng oleh Densus 88 Anti Teror, yang dikaitkan warga dengan dokter spesialis radiologi Faisal.
Asumsi warga mulai mengaitkan dengan hilangnya dokter spesialis radiologi Faisal.
Sedianya, penangkapan yang dilakukan oleh Polda Sulteng dan Densus 88 Anti Teror, hanya berjarak beberapa hari setelah kasus dokter Faisal hilang tanpa jejak.
Sudah dikroscek oleh Kepolisian Polres Toli-toli, bahwa tidak ada warga Toli-toli di antara 22 orang asal Sulteng, yang ditangkap Densus 88 kemarin,” kata Kapolres Toli-toli melalui Kasie Humas Anshari Tolah, Sabtu 21 Mei 2022.
AKP Anshari Tolah menambahkan, saat ini Polres Toli-toli, masih dalam upaya terus berkoordinasi dengan semua pihak yang dapat membantu terkait kasus dokter Faisal.
"Untuk menelusuri setiap perkembangan yangg berkaitan dengan kasus dokter Faisal, hilang tanpa jejak. Dan sampai saat ini masih tetap melakukan penelusuran oleh tim lidik yang disesuaikan dengan data dan info yang ada," ujarnya.
Kasus dokter spesialis radiologi Faisal, hilang tanpa jejak diprediksi akan segera terungkap.
Hal itu berdasarkan keseriusan polisi yang membentuk tim khusus untuk mengungkap misteri dokter spesialis radiologi Faisal, hilang tanpa jejak.
Belum lagi, sampai saat ini polisi masih memburu informasi untuk mencari keterangan terkait dokter spesialis radiologi Faisal.
Terdapat 7 fakta yang telah dirangkum Teras Gorontalo terkait dokter spesialis radiologi Faisal, hilang tanpa jejak.
1. Bersedekah Malam Hari Menggunakan Motor.
Publik masih mempertanyakan kenapa dokter Faisal, bersedekah di malam hari dengan menggunakan motor.
Apalagi, untuk menuju Desa Lingadan, Kecamatan Dakopamean, yang jaraknya memakan waktu sekira 1 jam dari Kota Toli-toli.
Di samping itu, uang yang dibawa oleh Dokter Faisal sangat banyak sekira Rp40-an juta.
2. KTP, Handphone dan Tas Berisi Uang Raib
Saksi yang pertama kali menemukan motor milik dokter Faisal, bernama Sari, mendapati kendaraan roda dua dalam keadaan menyala.
Setelah Sari menyambangi kantor polisi setempat, hanya ada beberapa identitas pendukung milik dokter Faisal.
Di samping itu, uang yang dibawa oleh Dokter Faisal sangat banyak sekira Rp40-an juta.
2. KTP, Handphone dan Tas Berisi Uang Raib
Saksi yang pertama kali menemukan motor milik dokter Faisal, bernama Sari, mendapati kendaraan roda dua dalam keadaan menyala.
Setelah Sari menyambangi kantor polisi setempat, hanya ada beberapa identitas pendukung milik dokter Faisal.
3. Dikaitkan Hal Mistis
Hilangnya dokter Faisal tanpa jejak dikaitkan dengan hal mistis. Alhasil, sejumlah masyarakat berpartisipasi untuk menggelar sholawat di depan batu raksasa.
4. Anjing Pelacak Diterjunkan
Setelah 3 hari belum menemukan hasil, tim gabungan yang mencari sosok dokter Faisal, akhirnya terbantukan adanya anjing pelacak dari Polda Sulteng.
Alhasil, anjing pelacak menemukan petunjuk baru soal dokter Faisal.
Sosok dokter Faisal, terindikasi dijemput oleh kendaraan yang mengarah ke Kota Toli-toli.
Karena, hanya berjarak 5 Meter dari lokasi kejadian, anjing pelacak sudah tidak mencium lagi bau dari dokter Faisal.
5. Saksi Melihat Dokter Faisal di Kilo 4.
Seorang sopir rental memberi pengakuan kalau dia melihat sosok dengan orang yang mirip dengan dokter Faisal.
Sopir rental menyebut, kalau dirinya melihat orang mirip dokter Faisal, di Kilo 4, Kecamatan Basi Dondo.
Diketahui, Kilo 4, merupakan tempat resting area, bagi kendaraan yang akan bepergian dari Kabupaten Toli-toli Kota Palu dan begitu juga sebaliknya.
6. Sempat Merubah Status KTP.
Rupanya dokter Faisal, memiliki niatan untuk mengganti status pekerjaan di KTP miliknya.
Dia ingin mengganti pekerjaannya dari dokter menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara).
Di Desa Momunu, Kecamatan Dakopamean, ditemukan sepeda motor milik dokter spesalis radiologi Faisal, barang bukti laiinya seperti, tas, jaket dan Helem.
Kepolisian tetap berupaya untuk memecahkan kasus misteri hilangnya dokter spesialis radiologi Faisal.
Rabu, 18 Mei 2022, tim penyelidik masih melaksanakan proses penyelidikannya di lapangan.
Sampai saat ini belum ada perkembangan terkait kasus dokter spesialis Faisal, yang hilang tanpa jejak.
"Tim khsusus yang dibanteuk belum juga kembali untuk melaporkan hasil temuannya di lapangan," Kapolres Toli-toli AKBP Ridwan Raja Dewa melalui Kasie Humas AKP Anshari Tolah Teras Gorontalo.
AKP Anshari Tolah menambahkan, sampai pada saat ini saksi yang sudah diambil keterangannya masi berjumlah 15 orang.
Sebelumnya, tim khusus yang dibentuk polisi terus mendalami soal informasi yang menyangkut tentang dokter spesialis radiologi Faisal, hilang tanpa jejak.
Apalagi, sampai saat ini polisi masih bekerja keras dalam mengungkap kasus dokter spesialis radiologi Faisal, hilang tanpa jejak.
Demi mengungkap kasus dokter spesialis radiologi Faisal, polisi menggali keterangan dari sejumlah saksi.
Keterangan dari sejumlah saksi yang diperiksa polisi sudah sekira 15 orang, memiliki kaitan erat sebelum dan sesudah dokter Faisal, hilang tanpa jejak.
Kapolres Toli-toli AKBP Ridwan Raja Dewa melalui Kasi Humas AKP Anshari Tolah mengatakan, sampai saat ini polisi masih menelusuri semua sumber informasi.
AKP Anshari Tolah menyebut, semua aktivitas dari dokter Faisal, baik di medsos maupun lainnya sedang digali informasinya oleh polisi.
"Ada tim IT dan lapangan dari polisi sedang melakukan pendalaman mengenai aktivitas korban sebelum dinyatakan hilang," ujar AKP Anshari Tolah, kepada Teras Gorontalo, Minggu 15 Mei 2022.
Menurut AKP Anshari Tolah, polisi masih belum memberikan informasi secara spesifik kepada masyarakat, karena masih dalam tahap penyilidikan.
Tim sedang menelusuri semua sumber informasi. Apapun itu, menyangkut korban," kata AKP Anshari Tolah.
Sebelumnya, proses pencairan dokter spesialis radiologi Faisal, hilang tanpa jejak terus didalami oleh polisi.
Kali ini, polisi menemukan petunjuk baru berkat dibantu anjing pelacak, untuk memecahkan kasus dokter spesialis radiologi Faisal, hilang tanpa jejak.
Bukti penting ini, menjadi pegangan penting bagi polisi untuk mengungkap kasus dokter spesialis radiologi Faisal, hilang tanpa jejak.
Apalagi, unuk mengungkap kasus dokter spesialis radiologi Faisal, hilang tanpa jejak, polisi telah membentuk tim khusus agar peristiwa ini bisa terpecahkan.
Kapolres Toli-toli Ridwan Raja Dewa, melalui Kasie Humas Anshar Tolah menjelaskan, anjing pelacak tidak mencium aroma tubuh dari dokter Faisal, di lokasi kejadian.
"Kemungkinan besar beliau sudah naik kendaraan, karena anjing pelacak sudah tidak lagi mencium bau tubuh dari dokter Faisal," ujar Anshari Tolah, kepada Teras Gorontalo Sabtu, 14 Mei 2022.
Aroma tubuh dari dokter Faisal, saat dicium anjing pelacak, sudah hilang di jalan Dusun Momunu, mengarah ke Toli-toli.
"Kalau dai Dusun Momunu kurang lebih sekira 5 meter sudah hilang penciuman, ke arah Toli-toli. Kalau dikaitkan dengan check point IT dan keterangan saksi korban terlihat di Kilometer 4, bisa diindakasi arahnya ke sana," ujarnya. ,
AKP Anshari Tolah menjelaskan, saat ini polisi masih menggali secara mendalam terkait informasi tentang dokter Faisal.
Tim sudah menyebar dan mencari informasi untuk pengembangan, baik orang dekat korban maupun lainnya," ujar AKP Anshari Tolah.
Diketahui, misteri dokter spesialis Faisal, hilang tanpa jejak di Desa Lingadan, Kecamatan Dako Pamean, pekan lalu, mengejutkan banyak pihak.
Bahkan, kasus dokter spesialis radiologi Faisal, hilang tanpa jejak, menjadi topik hangat secara nasional.
Karena, sampai saat ini polisi dan relawan masih mencari tubuh dari dokter spesialis Faisal, yang hilang tanpa jejak.