Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah 'cinta satu malam' pembantu dengan majikan, awalnya dipaksa namun akhirnya ketagihan

 


Banyak kisah di Indonesia, pembantu rumah tangga yang dipaksa melakukan 'cinta satu malam' dengan majikan.

Namun kebanyakan, para pembantu yang diajak melakukan adegan 'cinta satu malam' tidak ada yang bisa menolak karena takut dipecat.

Termasuk kisah Juminten, dirinya adalah pembantu rumah tangga yang tinggal berdua dengan majikannya.

Awalnya, Juminten melakukan cinta satu malam dengan sangat terpaksa, namun pada akhirnya bisa menikmati dan ketagihan.

Dilansir LOMBOK INSIDER dari unggahan di kanal Youtube Langit Entertainment
pada 25 Januari 2022, berikut ini adalah kisahnya.

Juminten, ibu rumah tangga yang berstatus janda, sudah berusia 40 tahun dan pernah bekerja sebagai pembantu.

Kini, Juminten bekerja sebagai tukang cuci baju dan gosok baju di salah satu kosan yang tidak disebutkan nama daerahnya.

Sebelum bekerja sebagai pembantu Juminten pernah kerja di Malaysia, namun tidak lama dirinya harus kembali ke Indonesia.

Juminten yang waktu itu baru bekerja di Malaysia sekitar 3 bulan, minta pulang ke Indonesia karena anaknya sakit.

Saat bekerja sebagai pembantu, Juminten yang rumahnya jauh dari tempat kerja disuruh nginep di rumah majikan.

Sementara istri majikan tinggal di Bandung, yang berjarak sangat jauh dengan tempat yang ditinggali majikan laki-laki.

Alhasil, Juminten terpaksa harus tidur satu atap berdua hanya dengan sang majikan laki-laki itu.

Juminten, digaji Rp2,5 juta oleh majikannya yang bekerja sebagai kontraktor dan sering ke luar kota.

Pada suatu ketika, majikan pulang ke rumah sudah tengah malam, dan tiba-tiba minta dikerokin sama Juminten.

"Ya karena saya pembantunya dia, ya saya mau kan," ucap Juminten.

Namun karena waktu itu Juminten memakai daster, sang majikan tiba-tiba terangsang saat kerokannya hampir selesai.

Kemudian, majikan yang sudah sangat terangsang itu, mengajak Juminten untuk melakukan 'cinta satu malam'.

"Pertamanya saya enggak mau, apa sih pak," kata Juminten.

Namun, sang majikan tetap merayu Juminten, dan menganggap Juminten kesepian karena dirinya seorang janda.

"Enggak munafik juga, ya saya mau," kata Juminten.

Di awal melakukan 'cinta satu malam', Juminten menangis karena dirinya sangat terpaksa dan merasa berdosa.

Namun demikian, sang majikan yang masih berusia 48 tahun, masih ganteng dan gagah, membuat Juminten bisa menikmati dalam melakukan 'cinta satu malam'.

"Ya terus kita ngelakuin," kata Juminten.

Juminten mengaku bahwa dirinya sangat jago dalam memberikan kepuasan terhadap pasangannya.

"Jujur saya itu jago," kata Juminten.

Kepiawaian Juminten mampu menyihir sang majikan, sehingga membuat majikan menjadi ketagihan.

"Dia itu ketagihan gitu, sampai ke luar di mulut aku," kata Juminten.

Juminten ahli dalam memberikan kepuasan kepada pasangan karena dirinya sudah terbiasa melakukannya dengan mantan suami.* **