Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kowad Cantik Diperkosa Oknum Paspampres, Ternyata Mojang Bandung

 


Anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) Letda Caj GER yang diperkoas oknum perwira Paspampres, Mayor Bagas Firmasiaga ternyata mojang Bandung.

Mojang berarti perawan atau gadis. Kowad Letda Caj GER adalah mojang Bandung yang lahir pada 14 September 1999.

Saat ini, Letda Caj GER baru berusia 23 tahun dan belum menikah.

Sebelum diperkoas oknum perwira Paspampres, Letda GER sempat aktif di media sosial, baik Facebook maupun Instagram.

Letda GER kerap memposting aktivitasnya sebelum masuk Akademi Militer (Akmil) TNI AD.

Dari media sosialnya diketahui jika Letda GER merupakan alumni SMAN 8 Bandung.

Kowad cantik ini tercatat sebagai abituren atau alumni Akmil TNI AD 2021 Askara Dita yan dilantik Presiden Joko Widodo di Halaman Istana Merdeka pada 13 Juli 2021.

Letda GER bertugas di Divisi III/Kostrad yang bermarkas di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ia sempat terpilih menjadi anggota pengamanan KTT G20 Bali pada November 2022 lalu.

Saat itulah, Mojang Bandung itu mengalami kejadian tragis.

Ia dipekoas oknum Paspampres, Mayor Bagas Firmasiaga di salah satu hotel di Jimbaran Bali.

Mayor Bagas adalah perwiraq Paspampres. Dia menjabat sebagai Wakil Komandan Detasemen (Wadanden) 2 Grup C Paspampres.

Pemerkosaan yang dilakukan Mayor Bagas membuat Letda Caj GER trauma berat. Ia ketakutan setiap kali melihat pelaku.

Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak mengatakan pihaknya telah memberikan pendampingan untuk memulihkan kondisi mental Letda Caj GER usai diperkoas Mayor Bagas.

Sementara Panglima TNI Jenderal Andika mengatakan Mayor Inf Bagas Firmasiaga telah menjalani penyidikan di Makassar, Sulsel.

Penyidikan dilakukan di Makassar karena korban merupakan perwira pertama yang bertugas di Divisi 3/Kostrad Gowa Sulsel.

Andika menjelaskan kasus pemerkosaan tersebut telah ditarik dan ditangani langsung oleh Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.

"Diambil alih oleh Puspom TNI karena pelaku kan Paspampres, itu kan di bawah Mabes TNI, kita ambil alih, penanganan di TNI," terang Andika.***